Silahkan Berlangganan Informasi dengan kami dengan memasukan email anda. ketika ada informasi terbaru di website kami, kami akan memberitahu anda lewat Email
Sebelum saya masuk pada penjelasan tentang Desa O’o, perlu kiranya kita mengetahui akan sejarah supaya kita mengetahui akan perjalanan Desa O’o sesungguhnya.
Desa O’o merupakan salah satu desa dari 15 desa yang ada di wilayah Kecamatan Dompu, yang merupakan desa yang cukup tua, sejak tahun 1963 terbentuklah Desa O’o hasil pemekaran desa induk Katua, sehingga regulasi pada saat itu mengharuskan satu persatu desa menetapkan daerah terotorialnya.
Seiring deangan perkembangnya Desa O’o sudah dari dulu kaya akan keragaman penduduk lokal dan etnis yang sangat kental serta ciri khas yang sangat mencolok dengan logat dan karakter masyarakatnya yang sebagian besar adalah etnis Donggo. Dalam kesehariannya Desa O’o merupakan desa yang menjujung tinggi nilai agamis dalam membentuk karakternya tidak heran lagi di Desa O’o banyak berdiri pondok-pondok pesantren yang jumlahnya sekarang adalah mencapai 3 pondok dan sekolah-sekolah yang menunjang kemajuan pendidikan masyakatnya.
Sejak dulu sampai sekarang masyarakat Desa O’o sangat menjujung leluhurnya terbukti sampai sekarang warga Desa O’o sangat kental dengan bercocok tanam atau petani, terbukti masyarakat Desa O’o banyak bermigrasi didaerah-daerah yang masih banyak lahan pertaniannya seperti di Calabai Misalnya. Selain bertani masyakat Desa O’o sangatlah telaten berdagang yang menjadi indikatornya adalah pertumbuhan ekonomi masyakat desa sekarang ini semakin tinggi dengan bangunan perkiosan didepan jalan raya yang sangatlah ramai, begitupun di bidang peternakan dan perikanan. Walaupun demikian ada sebagian dari masyarakat Desa O’o yang hidup dibawah garis kemiskinan.
Sejak reformasi tahun 1998, kegiatan demokrasi masyakatnya mulai nampak, otonomi menjadi keinginan dan tuntutan masyarakat sudah mulai diterapkan di desa ini sehingga setiap terjadi perubahan kepemimpinan desa dan dusun selalu mengedepankan musyawarah dan mufakat dan pemilihan secara langsung pemimpin desa.
Beberapa kepemimpinan Desa O’o melalui pemungutan suara sejak tahun 1959.
Adapun daftar nama-nama Kepala Desa O’o yang sempat memimpin dari periode ke periode adalah sebagai berikut
Sudah 62 tahun Desa O’o sudah menjadi desa, dan perjalan panjang ini sudah dilalui dan rasakan oleh segenap masyakata Desa O’o dari dekade ke dekade. Semoga denga sejarah singkat Desa O’o ini kita bisa mengambil pelajaran dan dapat memajukan Desa O’o menjadi desa yang mandiri.
Desa O’o juga merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Dompu yang berada dibagian utara Kabupaten Dompu. Jarak tempuh wilayah Desa O’o dari Ibu kota Kabupaten Dompu 6 km. Desa ini memiliki luas wilayah 2.223 km2, dengan potensi lahan yang produktif diantaranya, perkebunan dan hutan.
Dalam perkembangan Desa O’o yang akhir-akhir ini semakin pesat dalam hal kependudukan dan wilayanya luas, sehingga pada tahun 2014 Desa O’o mengajukan proposal pemekaran desa dan sampai pada tahun 2021 ini Desa O’o masih berusaha untuk pemekaran desa, untuk kemajuan percepatan pembangunan. Berikut Peta wilayah Desa O’o Serta Desa Persiapan Kala Ntika.
Jarak Kecamatan 7 Km
Lama tempuh kecamatan 10 Menit
Jarak Kabupaten 7 Km
Lama tempu Kabupaten 10 jam
Adapun iklim Desa O’o pada umumnya adalah sebagai berikut :
Desa dataran atau hamparan
Adapun batas-batas desa sebagai berikut :
Sebelah Utara : Desa Karamabura Sebelah Timur : Desa Katua dan Sebelah Selatan : Desa Serakapi Sebelah Barat : Desa Mangge Asi.
Pusat pemerintahan Desa O’o terletak di Dusun O`o Barat dan untuk menuju Kantor Desa dapat dijangkau dengan kendaraan umum atau jalan kaki karena berada di jalan poros desa yang telah di hotmix,berhubungan langsung dengan pusat kota Kabupaten Dompu.
Secara administratif Desa O’o terbagi atas 8 Dusun yaitu :
Dalam pelaksanaan pembangunan desa, penduduk merupakan indikator sebagai penentu arah kebijakan kegiatan desa, mengingat aset desa ini memiliki peran ganda sebagai subyek maupun obyek kegiatan :
Secara georafos dan demografis Desa O’o sangatlah memungkinkan untuk dijadikan tempat berkebun, persawahan serta perikanan dikarenakan sumber alam yang sangat berpotensi untuk dimanfaatkan, sehingga pada umumnya perekonomian masyarakat Desa O’o adalah pertanian, perdagangan dan peternakan.